Contoh Copywriting Produk Kesehatan Agar Tidak Mendatangkan Resiko

Produk kesehatan seringkali memerlukan informasi yang seakurat mungkin, soalnya erat kaitannya dengan nyawa seseorang. Bahkan banyak contoh copywriting produk kesehatan yang juga menyertakan beberapa sumber informasi yang memuat tentang penelitian dari ahli kesehatan.

Jangan sampai konsumen kita salah persepsi dalam menggunakan produk kesehatan kita tersebut. Untuk itulah, copywriting produk kesehatan seringkali digunakan untuk berbagai macam hal terkait pemahaman masyarakat akan suatu penyakit yang mereka hadapi.

Selain daripada display kemasan yang nampak begitu wah, juga harus menyertakan informasi dan manfaat dari sebuah obat-obatan atau herbal yang tengah kita jual.

Sementara untuk gambar-gambar model cantik dan tampan bisa dimanfaatkan sebagai penarik perhatian yang mengecoh psikologi para pembaca.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh copywriting produk kesehatan yang bisa kamu buat hari ini juga!

  1. Tentukan platform terlebih dahulu. Copywriting itu ada banyak sekali jenisnya, dan masing-masing diantaranya memiliki jumlah kata yang terbatas. Tentukan dulu, baru copywriring produk kesehatan disesuaikan.
  2. Tekankan manfaat. Tentunya manfaat dari produk kesehatan yang tengah kamu jual.
  3. Berikan solusi. Misalnya, jika pelanggan kita ingin langsing, maka berikan obat yang membantu menekan nafsu makan, meningkatkan kinerja olahraga, dan sebagainya.
  4. Berikan pemahaman. Ada kalanya konsumen kita memiliki pemahanan yang buruk akan situasi yang tengah mereka hadapi. Misalnya, kebanyakan dari kita masih berpikir bahwa diet itu sama dengan tidak makan seharian. Padahal, diet sebenarnya merupakan pola makan yang seimbang meliputi karbohidrat, lemak sehat, dan protein, bersama vitamin dan mineral.
  5. Hati-hati penggunaan janji manis. Kebanyakan para penjual produk kesehatan selalu menjanjikan hasil dalam kurun waktu cepat, yang juga menjadi penarik hati para pelanggan. Namun, tetap hati-hati dalam menggunakannya karena nampak seperti pedang bermata dua.
  6. Sertakan BPOM dan cap halal. Tanpa kedua elemen tersebut, maka orang akan berpikir dua kali untuk menggunakan produk kesehatan kita.

Copywriting produk kesehatan bisa mendatangkan resiko tersendiri, terutama jika kamu memberikan pemahaman yang salah kepada masyarakat umum.

Jangan sampai konsumen kita salah dalam memilih obat atau menggunakannya dengan dosis yang berlebihan. Jadi berikan semua informasi secara jelas, padat, dan mudah dimengerti.