Fakta Menarik Timnas Indonesia yang Harus Kamu Tahu

Sepak bola menjadi olahraga dengan banyak peminat dan memiliki penggemar fanatik, tidak terkecuali di Indonesia. Meski akhir-akhir ini Tim Nasional Indonesia sebagai representasi negara tidak banyak berprestasi di tingkat Internasional, namun ternyata Timnas punya sejarah gemilang di masa lalu.

Berikut galeri sepakbola nasional menyediakan beberap fakta mengenai timnas Indonesia:

Tim Negara Asia Pertama di Piala Dunia

Tepatnya sebelum kemerdekaan, pada tahun 1938 Timnas yang saat itu bernama tim sepak bola Hindia Belanda tampil di Piala Dunia di Prancis. Tim ada di bawah naungan Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB). Saat itu belum ada tim sepak bola di Asia yang turut dalam piala dunia.

Sempat terjadi perdebatan status tim tersebut dapat dianggap tim apa karena masih menggunakan nama Hindia Belanda dan saat itu Indonesia masih di bawah kolonial Belanda. Namun akhirnya FIFA pada tahun 2018 secara resmi mengakui tim tersebut adalah Indonesia. Dengan demikian reami Indonesia sebagai  negara pertama dari Asia yang lolos le Piala Dunia.

Pemain Berasal dari Berbagai Kalangan

Masih ketika gelaran Piala Dunia 1938 di Prancis, kala itu tim diisi oleh pemain dari beragam latar belakang, suku agama ras. Menariknya bagi para pemain saat itu, sepak bola bukan profesi utama mereka. Sepak bola sebagai kesenangan sedangkan untuk penghasilan para pemain memiliki pelerjaan masing-masing.

Achmad Nawir, kapten kesebelasan tim sepak bola Hindia Belanda saat itu adalah seorang dokter. Lalu ada nama Andi Ramah, legenda sepak bola dari PSM Makassar adalah seorang tukang becak. Selain dari profesi berbeda, banyak pula anggota kesebelasan adalah orang Tionghoa, bisa dikatakan pemain Tionghoa adalah andalan tim masional saat itu.

Pelatih Tersukses: Antun Pogacnic

Sejak terbentuknya tim nasional, ada banyak pelatih yang hadir sebagai bagian penting dalam tim. Jika harus menentukan pelatih terbaik maka nama Antun Pagpcnic harus berada di posisi pertama.  Pagacnic adalah pelatih asal Yugoslavia yang membawa tim nasional dalam posisi gemilanb. Saat itu tim berhasil melaju hingga  semi final Asian Games 1954.

Tidak berselang lama, Pogacnik kembali membawa tim pada keberuntungan, dengan ssukses hinvva perempat final di Piala Dunia Melbourne 1956. Dan pada 1958, Timnas Indonesia kembali menorehkan hasil di Asian Game yang kali ini diadakan di Tokyo. Indonesia finis di posisi ketiga dan membawa pulang perunggu.

Tolak Hadapi Israel di kualifikasi Piala Dunia

Kesebelasan Indonesia nyaris lolos ke putaran final Piala Dunia 1958 setelah mengalahkan China di laga tandang kandang. Namun pada laga kedua Indonesia menolak bermain karena ketika itu musuhnya adalah Israel. Sebab alasan politik dan kemanusiaan di mana Israel yang dianggap menindas Palestina.

Akibatnya yang menolak bertanding tidak lolos tidak lolos kualifikasi. Bukan hanya Indonesia, tim yang menolak bermain dengan Israel, tim lain yakni Sudan dan Mesir

Tak Pernah mendapat posisi 1 di Asia Tenggara

Dari banyak pertandingan yang dimainkan di Asia Tenggara, Indonesia tidak pernah mendapat posisi pertama. Di ajang Piala AFF Sejak pertama kali digelar pada 1996, prestasi terbaik Timnas Indonesia adalah juara dua.

Itulah fakta-fakta tim sepak bola nasional, meski sejak reformasi hingga kini tidak banyak prestasi yang dapat diwujudkan Timnas, tim tetaplah kebanggaan bangsa dan selalu mendapat dukungan dari penggemar sepal bola Indonesia.